Katie


Katie

Kisah Nyata tentang Anjing Lucu yang Menyatukan Para Tetangga Menjadi Satu Keluarga

Kisah ini berawal dari pertemuan tak sengaja antara penulis buku ini, Glenn Plaskin, dengan tetangganya yang sudah tua bernama Pearl, 80 tahun, dan suaminya, Arthur. Mereka lalu bergaul akrab. Tak lama kemudian bergabung seorang bocah berusia tiga tahun bernama Ryan dan ayahnya, yang kebetulan tinggal di lorong apartemen yang sama di pinggiran kota Manhattan, persis di seberang World Trade Center. Kelompok ini dipersatukan oleh Katie, seekor anjing ras cocker spaniel yang teramat cerdas dan memesona.

Dalam kurun waktu enam belas tahun selanjutnya, kita akan menyaksikan petualangan yang meliputi cerita-cerita pada zaman keemasan Hollywood, berbagai suka duka kehidupan bertetangga, dan bahkan peristiwa teror 11 September, yang dikisahkan dengan cara yang belum pernah ada sebelumnya. Dalam melewatkan semua itu, para keluarga ini saling mengandalkan keakraban yang memberi mereka rasa nyaman, dukungan, dan ketenangan.

Inilah kisah menakjubkan tentang makna sejati sebuah keluarga dan tentang keajaiban ketika kita membukakan pintu dan hati kita bagi tetangga, yang akan mengubah persahabatan menjadi keluarga.

“Kisah hidup yang hangat, menyentuh, lembut, dan penuh cinta ini mungkin adalah buku terbaik yang pernah kubaca tentang anjing. Penulis membuat kita langsung terpikat pada kisah ini. Bahkan orang-orang yang tidak tergila-gila pada anjing pun akan menyukai cerita ini.”
 — Barbara Taylor Bradford

”Narasi Plaskin yang memikat dan kemampuan Katie membentuk komunitas membuat buku ini menjadi kegemaran pembaca.”
 — Publishers Weekly

Judul: Katie
Penulis: Glenn Plaskin
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Harga: Rp 70.000,-

Advertisements

Wawancara Imajiner dengan Bung Karno 2012


Maret 1978, menjelang Sidang Umum MPR di Jakarta, Wawancara Imajiner dengan Bung Karno diberedel oleh Soeharto bersama Buku Putih Mahasiswa dan tujuh surat kabar termasuk Kompas. Sekarang sudah 35 tahun sejak buku itu terbit, 42 tahun sejak Bung Karno wafat, dan 111 tahun sejak kelahirannya. Sementara, Soeharto pun sudah lengser dengan status mirip dan kualitas yang lebih ringan daripada penderitaan Bung Karno.
Wawancara Imajiner dengan Bung Karno 2012
Melalui komunikasi emosional dan interaksi intelektual, penulis kembali melakukan wawancara dengan Bung Karno terkait pelbagai topik menarik yang relevan dengan tantangan yang dihadapi nation state Indonesia dalam percaturan dan transformasi geopolitik abad ke-21.

Bung Karno tentang Geopolitik:
“Transformasi geopolitik sedang melanda dunia. Revolusi Arab Spring, difasilitasi oleh jaringan sosial media, terjadi di luar pakem birokrasi otoriter. Ini tidak akan bisa dibendung oleh rezim mana pun atas nama apa pun. Revolusi demokratis ini akan berjalan dengan balapan pembangunan yang manusiawi tapi tetap efisien; efektif, tapi tidak mengulangi rezim otoriter. Itulah jalan tengah Pancasila yang mengharamkan ekstrem otoriter fasisme militer maupun diktator proletariat komunis yang mengabaikan kodrat hak milik individu yang harus dihormati. Negara dan pasar harus dikelola secara pas reaksi kimianya. Kalau negara menjadi predator yang mencekik, sama saja seperti Uni Soviet yang bisa mengirim Sputnik ke ruang angkasa, tapi gagal menyediakan sembako di supermarket. Tapi, kalau keserakahan pasar dibiarkan, terjadilah kegagalan pasar seperti krisis depresi dunia akibat bangkrutnya Wall Steet pada 1930, yang terulang lagi pada 2008 di AS dan pada 2010 di Eurozone.”

Judul : Wawancara Imajiner dengan Bung Karno 2012
Penulis : Christianto Wibisono
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Harga : Rp 75.000,-