Kepalaku Ditembak Hanya Untuk Bisa Sekolah


img-kepalakuditembak

True Story :

Siang hari, 9 Oktober 2012. Sebuah bus sekolah tengah mengantar pulang anak-anak sekolah. Tiba-tiba bus itu diberhentikan. “Siapa di antara kalian yang bernama Malala? Cepat bicara. Jika tidak, aku tembak kalian semua,” ancam seorang pria berjanggut dengan sorban menutupi wajah. Dibentak sambil ditodong senjata, anak-anak sekolah yang berusia belasan itu mengkerut. Sembari ketakutan, salah seorang menunjuk Malala yang duduk di bagian tengah bus. Begitu menatap Malala, pria itu tanpa ragu memuntahkan peluru dari senapan otomatis. Malala rebah bersimbah darah. Dua peluru mele¬sak ke leher dan kepalanya. Ini kisah nyata. Dunia geger karena penembakan gadis kecil bernama Malala itu. Ia ditembak hanya karena ingin tetap sekolah. Tanpa rasa takut, gadis 11 tahun itu menentang penguasa di daerahnya yang melarang perempuan mengenyam pendidikan. Karena keberaniannya, gadis ini masuk nominasi Nobel Prize 2012 dan nominasi Person of the Year 2012 Majalah Time. Siapa sebenarnya gadis kecil pemberani ini? Bagaimana sepak terjangnya melawan penguasa bersenjata di daerahnya? Apa yang membuatnya berani seperti itu? Temukan kisahnya dalam buku ini.

“Buku ini menceritakan bagaimana perjuangan Malala, dengan mempertaruhkan nyawanya, hingga dia menjadi sasaran tembak Taliban. Dia akan kembali untuk melanjutkan perjuangannya. Ini baru pengorbanan.”

—Ihsan Ali-Fauzi, Direktur Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PUSAD) Yayasan Paramadina

“Ini adalah sebuah buku yang sanggup menggetarkan nurani dan mengharu biru sekaligus menggerakkan kesadaran untuk melanjutkan mimpi-mimpi bersahaja tapi indah si Bunga Ja-gung, gadis salehah itu….Buku ini amat patut dibaca oleh semua orang yang mencintai Tuhan dan Kemanusiaan serta mendambakan masa depan peradaban manusia yang cemerlang.”

—Husein Muhammad, Pengasuh Pesantren Cirebon

“Ketika Komite Nobel bertemu untuk menentukan pemenang Hadiah Nobel Perdamaian, aku membayangkan keberanian Malala akan diberikan pertimbangan serius.”

—Angelina Jolie, aktris Hollywood dan Duta Khusus UNHCR di PBB

Penulis: Hendri F. Isnaeni
Penerbit: Zaytuna
Harga: Rp 34.900,-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s