Cado cado 3


c-cado 3

 

Banyak cerita seru yang kita temui saat ko-ass, apalagi dari teman sendiri—sesama calon dokter. Ada teman yang semangat saat ko-ass biar bisa dekat sama suster untuk dijadikan pacar. Ada teman yang nggak semangat jadi dokter karena sebenarnya itu bukan pilihannya, tapi sang ortu. Namun, ada juga yang terlalu semangat menjadi dokter, kayak Budi.

Budi pernah periksa pasien bayi dengan cara yang ‘beda’. Saat auskultasi, yakni mendengar bunyi paru dengan menggunakan stetoskop, dengan semangatnya Budi memberi instruksi, “Dek, coba tarik napasssss… tariiiik… lepassss….”

Orangtuanya cuma bisa bengong melihat si Budi. Aku dan Evie cuma bisa ketawa cekikikan di belakang. Parahnya, Budi baru sadar setelah selesai memeriksa.

“Bud, itu kan pasien masih bayi. Emang dia ngerti lo suruh tarik napas?” komentar Evie.

“Oh, iya!” jawabnya malu.

Judul: Cado-Cado 3
Penulis: Ferdiriva Hamzah
Penerbit : Bukune
Harga : Rp 44.000,-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s