Seri Novel djenar maesa ayu


Mereka Bilang, Saya Monyet! adalah buku pertama Djenar Maesa Ayu yang langsung merebut perhatian pembaca sejak pertama kali diterbitkan. Tema yang berani dan cara bercerita yang lugas serta eksploratif membuat karya ini menuai banyak pujian ketika awal diluncurkan. Dalam perjalanannya buku ini telah dicetak ulang berkali-kali. Dua dari cerpen dalam buku ini pun menjadi inspirasi bagi Djenar untuk film Mereka Bilang, Saya Monyet! yang disutradarainya sendiri. Film ini berhasil meraih perhatian media massa, bahkan menyabet beberapa penghargaan pada festival bergengsi di dunia, seperti Indonesian Movie Award 2008 (Winner for the Best Actress, Winner of The Best New Comer Actress, Nominated as The Most Favorite Movie), Singapore International Film Festival 2008 (Nominated as The Best Asian Feature Film, Silver Screen Award), Osian’s Cinefan International Film Festival (Nominated as The Best First Feature Film), dan Hongkong International Film Festival 2008 (Official Selection). Djenar pun mendapat Piala Citra dari kategori Skenario Adaptasi Terbaik dan sebagai Sutradara Baru Terbaik pada Festival Film Indonesia 2009.

Saya heran, selama lima tahun kami menjalin hubungan, tidak sekali pun terlintas di kepala saya tentang pernikahan. Tapi jika dikatakan hubungan kami ini hanya main-main, apalagi hanya sebatas hasrat seksual, dengan tegas saya akan menolak. Saya sangat tahu aturan main. Bagi pria semapan saya, hanya dibutuhkan beberapa jam untuk main-main, mulai main mata hingga main kelamin. Bayangkan! Berapa banyak main-main yang bisa saya lakukan dalam lima tahun?

INI TIDAK MAIN-MAIN!

Nayla, seorang perempuan yang tidak mencari cinta. Seorang perempuan yang mencari mabuk. Seorang perempuan yang sebenarnya sedang mabuk cinta tapi tidak mau mengakuinya.
–Ben

Gimana tamu-tamu yang baru bisa tahu kalau Nayla bukan cewek bayaran? Tingkah lakunya jauh lebih brengsek ketimbang pramuria-pramuria tua itu.
–Juli

Namanya Nayla. Teman-temanku sesama pembina tak ada yang suka dengannya. Mereka merasa Nayla sombong karena keluarganya terkenal dan kaya. Sudah seminggu ia di sini. Di kala senggang, kerjanya hanya tertawa-tawa sendiri, memilin-milin ujung rambut, dan menggigiti ujung jari.
–Ibu Lina

Saya rasa Nayla memakai narkoba.
–Ratu

Nayla takut tokoh Ibu.
–Ardan

Suntik kurus dong, Nay…. Body lu udah gak asik banget deh diliatnya. Gue banci aja gak nafsu, gimana lekong?
–Bencong

Ini semua salah ayahnya. Bukan aku!
–Ibu

Saya mabuk, dan saya menjadi bidadari. Saya tidak peduli.
–Nayla

PERINGATAN PENERBIT
Buku ini hanya untuk pembaca dewasa dan terlarang untuk pembaca yang merasa mengerti tentang cinta

Judul Buku :         – Mereka Bilang, Saya Monyet!
                          – Jangan Main-Main (Dengan Kelaminmu),
                          – Nayla
                          – Cerita Pendek Tentang Cerita Pendek
Penulis : djenar maesa ayu
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Harga : @Rp 40.000,-

Advertisements

One comment on “Seri Novel djenar maesa ayu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s