Town Boy


Ketika berumur sepuluh tahun, aku sudah jadi seorang anak kota. Aku ini lahir di kampung. Tetapi saat umurku sepuluh tahun, aku pergi ke Ipoh untuk melanjutkan pelajaran dan tinggal pula di asrama milik sekolah. Aku sangatlah suka Kota Ipoh—kota terbersih di Malaysia. Saat umurku tiga belas tahun, aku sudah tahu semua jalan di kota itu. Aku sering membawa adikku, Rahman, ke kota tiap hari Sabtu dan kami hanya berjalan-jalan saja. Hiruk pikuk di kota membuatku terkagum-kagum. Hal ini sangat jauh beda dengan hari-hariku di kampung.

Town Boy merupakan lanjutan dari Kampung Boy (Budak Kampung). Seperti judulnya, kali ini Lat kembali hadir dalam komik autobiografi yang menceritakan kehidupannya di Kota Ipoh. Lat menghabiskan masa remajanya sebagai anak kota yang gaul dan memiliki banyak teman. Kehidupan remaja, pergaulan, serta pergulatannya dalam menentukan cita-cita pun dituangkan dalam gambar-gambar yang jenaka. Buku ini pertama kali diterbitkan di Malaysia tahun 1980.

Judul : Town Boy
Penulis : Datuk Mohammad Nor Khalid
Penerbit : Kepustakaan Populer Gramedia (KPG)
Harga : Rp 50.000,-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s